Dampak Negatif Malnutrisi pada Kesehatan Lansia

Seiring bertambahnya usia, resiko mengalami malnutrisi pada lansia cenderung besar. Malnutrisi atau lebih dikenal dengan gizi buruk atau gizi tidak seimbang pada lansia mengarah ke dua kondisi. Kondisi pertama dimana lansia kekurangan gizi karena tubuh tidak mendapatkan nutrisi yang cukup. Sedangkan kondisi yang kedua, kelebihan gizi karena nutrisi yang masuk ke tubuh lebih banyak dari kebutuhan tubuh lansia.

Tanda lansia mengalami malnutrisi bisa dilihat secara langsung dari berat badan. Berat badan yang tidak ideal mengarah ke gangguan malnutrisi pada orang tua. Penurunan berat badan yang drastis mengarah kepada kondisi kekurangan gizi. Sebaliknya, asupan gizi yang berlebih mengakibatkan kenaikan berat badan yang berlebih pada tubuh lansia.

Ciri lain lansia mengalami malnutrisi adalah lamanya proses penyembuhan pada luka yang dialami lansia. Tubuh penderita (lansia) mudah kedinginan. Tidak hanya itu, malnutrisi yang dialami lansia juga berimbas pada suasana hati yang selalu buruk. Pada tahap yang lebih parah, malnutrisi bisa menyebabkan lansia gampang depresi.

Dalam jangka panjang, malnutrisi pada lansia bisa menimbulkan dampak negatif. Salah satu diantara dampak negatif tersebut yaitu meningkatnya resiko infeksi pada luka. Infeksi pada luka terjadi karena lamanya proses penyembuhan dari dalam tubuh.

Faktor penyebab lansia mengalami malnutrisi bisa jadi dari kesehatan fisik, sosial, dan psikologis. Namun penyebab utama malnutrisi pada lansia ialah asupan makanan bergizi yang dikonsumsi. Kebiasaan makan makanan yang kurang bernutrisi atau makan terlalu sedikit bisa mengakibatkan lansia mengalami malnutrisi.

Malnutrisi disebabkan juga oleh menurunnya kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi dari makanan. Penurunan kemampuan tersebut bisa disebabkan oleh gangguan kesehatan pada sistem pencernaan.

Penyakit demensia yang membuat lansia lupa akan aktivitas yang belum atau sudah dilakukan juga bisa berpengaruh terhadap pola makan.

Jika Anda mempunyai orang tua yang sudah berumur, sebaiknya Anda memperhatikan jumlah nutrisi makanan yang dikonsumsi oleh orang tua Anda. Pastikan kebutuhan akan nutrisi orang tua Anda dapat terpenuhi dengan baik. Jangan biarkan orang tua Anda mengalami gangguan kesehatan lain yang disebabkan malnutrisi!