Cara Bayar Tunggakan Iuran BPJS, Ternyata Bisa Nyicil

Anggota BPJS Kesehatan wajib membayar iuran bulanan untuk memastikan kepesertaannya tidak terblokir dan tetap menikmati manfaat yang diberikan.

Selain itu, ada beberapa cara untuk mengecek tunggakan BPJS Kesehatan. Berikut rinciannya.

1. Website

Cara cek  tunggakan BPJS Kesehatan bisa melalui website resmi BPJS Kesehatan, yaitu https://List.bpjs-kesehatan.go.id/bpjs-checking/. Peserta kemudian diminta untuk mengisi data yang dibutuhkan.

Untuk verifikasi tunggakan BPJS Kesehatan setelah login, data yang diminta harus memasukkan nomor kartu BPJS Kesehatan, tanggal lahir, dan nomor validasi. Setelah mengisi semua data, klik tombol “cek” dan detail pembayaran akan muncul.

BPJS Kesehatan akan menampilkan nama peserta, jumlah anggota keluarga yang terdaftar, aktif atau tidak. Anggota juga bisa mengecek denda BPJS di halaman yang sama. Jumlah tagihan yang jatuh tempo bulan ini akan ditampilkan di sebelah kanan.

2. SMS

Cara cek tunggalan BPJS Kesehatan juga bisa dilakukan melalui pesan singkat atau short message service (SMS). Pengguna hanya perlu mengirim SMS dan menulis “NIK (spasi) Nomor Kependudukan atau NOKA (spasi) Nomor Kartu BPJS Kesehatan”.

Jika data yang dimasukkan sudah benar, kirim SMS ke nomor layanan BPJS 08777-5500-400.

3. Aplikasi

Cara cek tunggakan BPJS Kesehatan juga bisa dilakukan melalui aplikasi. Pengguna hanya perlu mengunduh atau mendownload aplikasi seluler JKN di ponsel (HP). Kemudian daftar dengan memasukkan nomor kartu BPJS dan alamat email Anda. Setelah itu, masuk dengan data yang disimpan sebelumnya. Setelah itu, pilih menu “Tagihan” lalu “Premi”. Terakhir, pengguna akan menerima informasi tagihan BPJS Kesehatan di layar ponsel.

Pastikan Anda selalu membayar biaya bulanan agar dapat menikmati layanan kesehatan gratis di klinik dan rumah sakit. Verifikasi status kepesertaan aktif dengan mengecek hutang BPJS Kesehatan.

Bagaimana Jika Ada Tunggakan Iuran yang Belum Dibayar?

Bagi yang memiliki tunggakan turan BPJS Kesehatan, ternyata Anda bisa melakukan pembayaran dengan cara mencicil. Ini adalah bagian dari program Rencana Pembayaran Iuran Bertahap yang mulai diimplementasikan pada tahun ini. Namun skema cicilan ini hanya untuk pekerja tidak dibayar (PBPU) dan bukan pekerja (BP). Merujuk laman BPJS Kesehatan, syarat lain untuk fasilitas ini adalah keterlambatan maksimal 24 bulan.

Anggota PBPU dan BP juga dapat mendaftar melalui aplikasi Mobile JKN atau BPJS Kesehatan Puskesmas 165 dimana jangka waktu pembayaran angsuran maksimal 12 kali angsuran.

Berikut beberapa persyaratan bagi peserta yang ingin membayar tagihan BPJS Kesehatannya secara mencicil:

  • Anggota termasuk PBPU dan BP
  • Anggota memiliki tunggakan iuran minimal 4 bulan dan maksimal 24 bulan.
  • Maksimal tahap pembayaran cicilan pada siklus 1 program adalah 12 bulan
  • Anggota mendaftar melalui Aplikasi Mobile JKN atau BPJS 165 Puskesmas.
  • Status keanggotaan akan aktif kembali setelah pembayaran semua biaya dan iuran untuk bulan berjalan dibayar lunas.